2. Aplikasi Keuangan di OpenThink SAS a.k.a SIMMSIT


Sistem Keuangan 

Sistem informasi keuangan sekolah  merupakan sistem informasi yang digunakan untuk membantu sekolah mengelola keuangannya. Mulai dari pencatatan transaksi pemasukan dan pengeluaran, pembuatan laporan keuangan, pemantauan kondisi keuangan sampai pendataan aset inventari sekolah. Persamaan dasar akutansi memiliki bentuk:

Debet = Kredit 
Aset = Kewajiban + Modal

Aset merupakan harta yang dimiliki usaha. Aset biasanya berupa uang kas, deposito, mobil, gedung. Piutang juga termasuk ke dalam Aset karena dianggap sebagai aset dipihak lain. 

Kewajiban merupakan beban hutang yang ditanggung oleh usaha, seperti: hutang ke bank, pinjaman ke pihak ketiga dan lainnya.

Modal merupakan penyertaan harta dari pihak pemodal (investor) untuk operasional usaha. Modal dianggap sebagai kewajiban, karena pemilik modal bisa menarik kembali modal yang ditanamnya.

Aturan umumnya, setiap penambahan aset ditempatkan di bagian debet. Sedangkan penambahan kewajiban atau modal ditempatkan di bagian kredit. Sebaliknya, pengurangan aset ditempatkan di bagian kredit. Dan pengurangan kewajiban atau modal ditempatkan di bagian debet.

Setiap transaksi keuangan yang terjadi harus memenuhi rumus tersebut. Di bawah ini beberapa contoh pencatatan transaksi keuangan, diantara yaitu:

1. Misalnya siswa membayar uang SPP sebesar Rp. 100.000.00. Maka pencatatannya:

          Debit Kredit Keterangan
 Kas     100.000 Pembayaran ini menambah aset berupa uang kas sebesar Rp. 100.000 
 Pendapatan  100.000Pendapatan dipandang sebagai modal usaha yang bertambah karena pembayaran ini.

2. Siswa membayar cicilan pertama sebesar Rp. 200.000.00 untuk iuran bangunan sebesar Rp. 5.000.000.00. Maka pencatatannya:

  DebitKredit Keterangan
 Kas200.000   Pembayaran ini menambah aset berupa uang kas sebesar Rp. 200.000
 Piutang Siswa4.800.000   Piutang siswa ini dianggap aset berupa uang yang belum tertagih.
 Pendapatan    
5.000.000Pendapatan dipandang sebagai modal usaha yang bertambah karena pembayaran ini.

3. Siswa membayar cicilan kedua sebesar Rp. 300.000.00 untuk iuran bangunan, maka pencatatannya:

  Debit Kredit    Keterangan 
 Kas  300.000  Aset berupa kas bertambah
 Piutang Siswa  300.000 Aset berupa piutang siswa berkurang

4. Membayar tagihan listrik bulan desember sebesar Rp. 125.000.00. Maka pencatatannya: Debit Kredit Keterangan

  DebitKredit Keterangan 
 Kas  125.000 Aset berupa kas berkurang
 Beban Listrik 125.000  Kewajiban berupa beban bertambah

5. Mendapatkan pinjaman dari Bank sebesar 5.000.000.00. Maka pencatatannya:

  DebitKredit  
 Kas5.000.000   Aset berupa kas bertambah
 Hutang  5.000.000 Kewajiban berupa hutang bertambah

6. Melakukan pengembalian pinjaman ke bank sebesar Rp. 1.000.000.00. Maka pencatatannya:

  DebitKredit  
 Kas  1.000.000 Aset berupa kas berkurang 
 Hutang1.000.000  Kewajiban berupa hutang berkurang 

7. Pak Agus sebagai pemodal, menyetorkan modal sebesar Rp. 10.000.000.00. Maka pencatatannya:

  DebitKredit  
 Kas10.000.000   Aset berupa kas bertambah
 Modal  10.000.000 Kewajiban berupa modal bertambah


Aplikasi Keuangan


Sistem Informasi Keuangan Sekolah adalah aplikasi untuk membantu mengelola data-data keuangan sekolah. Keuangan sekolah dikelola berdasarkan proses akuntansi sederhana. Pengolahan data-data keuangan sekolah meliputi pencatatan penerimaan dan pengeluaran keuangan sekolah, pembuatan berbagai laporan keuangan akuntansi seperti: laporan transaksi keuangan, laporan audit perubahan data keuangan, laporan buku besar, laporan rugi laba, laporan neraca percobaan, laporan neraca, laporan perubahan modal dan laporan arus kas.