F. Cara Uji


6.1 Persiapan contoh
Homogenkan contoh dengan cara mengocok, membolak-balikkan kemasan ke atas dan ke bawah.

6.2 Keadaan contoh

6.2.1 Bau dan rasa

Cara uji bau dan rasa sesuai SNI. 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.2.2 Warna

Cara uji warna sesuai SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.3    pH

Cara uji pH sesuai SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan .

6.4    Kekeruhan

Cara uji kekeruhan sesuai SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.5   Zat yang terlarut

Cara uji zat yang terlarut sesuai SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.6   Zat organik (angka KMnO4)

Cara uji zat organik sesuai SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.7    Total organik karbon

6.7.1 Prinsip

Karbon organik dioksidasi menjadi karbon dioksida (CO2) oleh persulfat dengan adanya sinar ultraviolet, CO2 yang dihasilkan diukur secara langsung dengan alat inframerah non dispersi,
direduksi menjadi metana dan diukur dengan detektor ionisasi pembakaran (flame ionization detector).

6.7.2 Peralatan

  a)   Alat analisa total organik karbon
  b)   Penyuntik mikro 0 μl – 1 μl ; 0 μl – 50 μl ; 0 μl – 250 μl ;
  c)   Labu ukur 1000 ml

6.7.3 Pereaksi

  a) Air suling bebas CO2
  b) Asam fosfat (H3PO3) atau asam sulfat H2SO4
  c) Larutan baku karbon organik
     - larutkan 2,1254 g kalium biftalat anhidrat (C8H5KO4) dalam air bebas CO2 dan encerkan menjadi 1000 ml;
     - 1,0 ml = 1,00 mg karbon;
     - atau dapat menggunakan senyawa lain yang mepunyai kemurnian dan kestabilan yang cukup serta larut dalam air. Awetkan dengan menambahkan asam fosfat atau asam sulfat sampai < 2.
  d) Larutan baku karbon anorganik
     - larutkan 4,4122 g natrium karbonat (Na2CO3) anhidrat dalam air;
     - tambahkan 3,497 g natrium bikarbonat (NaHCO3)
       1,0 ml = 1,00 mg karbon.

e) Gas pembawa
    Oksigen murni atau udara bebas CO2 dan mengandung hidrokarbon (metana) kurang dari 1 ppm.

f) Purging gas
    Gas yang bebas CO2 dan hidrokarbon

6.7.4 Cara kerja

  a) Siapkan alat sesuai instruksi alat
  b) Penyiapan contoh
      - Homogenkan contoh
      Jika karbon organik terlarut ditetapkan :
      - Saring contoh dan pereaksi air melalui saringan vakum 0,45 μm;
      - Sebelumnya rendam alat penyaring dalam larutan HNO3 1:1 selama 1 malam dan cuci sampai bersih. Untuk penetapan NPOC (Nonpergeable organic carbon)
      - Masukkan 15 ml sampai 30 ml contoh ke dalam labu Erlenmeyer dan asamkan sampai pH 2 dengan asam fosfat. Alirkan gas pencuci sesuai dengan rekomendasi
        pabrik.
  c) Injeksi contoh
      - ambil bagian contoh yang telah disiapkan dengan alat injeksi;
      - pilih ukuran/volume contoh sesuai dengan petunjuk dari manual alat;
      - kocok contoh dengan pengaduk magnet, pilih jarum injeksi dengan ukuran partikel
         contoh;
      - injeksikan contoh dan standar ke alat analisa sesuai dengan petunjuk alat dan catat
        respon yang terjadi.
  d) Penyiapan kurva standar
      - siapkan deret standar karbon organik dengan kisaran konsentrasi karbon organik di
        dalam contoh;
      - injek standar dan blanko dan catat respon yang dihasilkan;
      - tetapkan area peak standar dengan mengurangi area blanko. Penetapan
        berdasarkan tinggi peak mungkin tidak cukup karena perbedaan laju oksidasi dari
        standar dan contoh;
      -  koreksi area peak standar dengan mengurangi area blanko air pereaksi dan plot
        konsentrasi karbon organik dalam ml/l terhadap area peak yang telah dikoreksi;
      - injeksikan contoh dan blanko. Kurangi area peak contoh dengan area peak blanko
        dan tetapkan karbon organik dari kurva standar.

6.7.5 Perhitungan

Hitung total organik karbon dengan menggunakan rumus:

Total organik karbon = (KT – KA) mg/l
dengan:

KT adalah Kadar karbon total;
KA adalah karbon anorganik.

6.8   Nitrat

Cara uji nitrat sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan..

6.9   Nitrit

Cara uji nitrit sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.10 Amonium

Cara uji amonium sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.11 Sulfat

Cara uji sulfat sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.12 Klorida

Cara uji klorida sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.13 Fluorida

Cara uji fluorida sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.14 Sianida

Cara uji sianida sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.15 Besi

Cara uji besi sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.16 Mangan

Cara uji mangan sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan .

6.17 Klor bebas

Cara uji klor bebas sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan .

6.18 Kromium

Cara uji kromium sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.19 Barium
Cara uji barium sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.20 Boron
Cara uji boron sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.21 Selenium
Cara uji selenium sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.22 Cemaran logam

6.22.1 Timbal

Cara uji timbal sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.22.2 Tembaga

Cara uji tembaga sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.22.3   Kadmium

Cara uji kadmium sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.22.4   Raksa

Cara uji raksa sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.22.5   Perak
Cara uji perak sesuai dengan SNI 06-4162-1996, Metode pengujian kadar perak dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon atau revisinya.

6.22.6   Kobal

Cara uji kobal sesuai dengan SNI 06-4162-1996, Metode pengujian kadar perak dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon atau revisinya.

6.23 Cemaran arsen
Cara uji cemaran arsen sesuai dengan SNI 01-3554, Cara uji air minum dalam kemasan.

6.24 Cemaran mikroba

6.24.1    Angka lempeng total awal
Cara uji angka lempeng total awal sesuai dengan SNI 01-2897-1992, Cara uji cemaran mikroba, atau revisinya.

6.24.2    Angka lempeng total akhir

Cara uji angka lempeng total akhir sesuai dengan SNI 01-2897-1992, Cara uji cemaran mikroba, atau revisinya.

6.24.3     Bakteri bentuk koli

6.24.3.1    Metode APM

Cara uji bakteri bentuk koli metode APM sesuai dengan SNI 01-2897-1992, Cara uji cemaran mikroba, atau revisinya.

6.24.3.2    Metode penyaringan (Membran filter)

6.24.3.2.1 Prinsip

Pertumbuhan bakteri bentuk koli setelah contoh diinkubasikan dalam pembenihan yang cocok selama 24 jam sampai 48 jam pada suhu 36 oC±1 oC.

6.24.3.2.2 Peralatan

  a)  pipet ukur 10 ml atau gelas ukur 100ml;
  b)  cawan Petri diameter 50 – 60 mm;
  c)  penyaring membran 0,45 μm;
  d)  pinset;
    unit alat penyaringan (filtration unit);
  e)
  f)  lemari pengeram 36 oC±1 oC. 

6.24.3.2.3 Pembenihan
  Violet red bile agar.

6.24.3.2.4 Cara kerja
  a) pasang peralatan penyaring membran yang terdiri dari corong, membran penyaring dan
      penampung yang telah disterilkan lebih dahulu, dan hubungkan dengan sistem vakum;
  b) masukkan 100 ml cuplikan contoh atau sejumlah yang diperlukan ke dalam corong dari
    alat penyaring dengan menggunakan pipet atau gelas ukur steril;
  c) pergunakan vakum untuk menyaring cuplikan melalui membran dan saring cairan pembilas;
  d) bilas seluruh permukaan dalam corong penyaring dengan air pengencer atau air suling
    steril yang jumlahnya sama dengan jumlah cuplikan yang disaring dan saring cairan
    pembilas;
  e) sesudah pembilasan selesai, hentikan vakum;
  f) buka kembali peralatan penyaring, dengan menggunakan pinset yang steril angkat
    membran penyaring dari alat penyaring;
  g) letakkan membran penyaring di atas pembenihan violet red bile agar dalam cawan petri
    (usahakan jangan ada gelembung udara di bawah membran);
  h) inkubasikan cawan dengan posisi terbalik pada 36 oC±1 oC. selama 48 jam;
  i) hitung koloni yang berwarna merah gelap yang berukuran 0,5 mm atau lebih pada
    membran yang menyatakan jumlah bakteri bentuk koli dalam 100 ml contoh.

6.24.4     Salmonela

Cara uji salmonela sesuai dengan SNI 01-2897-1992, Cara uji cemaran mikroba, atau revisinya.

6.24.5   Pseudomonas aeruginosa

Cara uji Pseudomonas aeruginosa sesuai dengan SNI 01-6242-2000, Air mineral alami.



Comments